Oleh: poskebaktian | 18 Januari 2010

renungan

ALLAH SUMBER KEHIDUPAN DAN SUKACITA

Pada zaman sekarang kalau mengadakan suatu acara, apakah itu perayaan ulang tahun, pernikahan atau yang lainnya, baik besar-besaran atau kecil dan sederhana, biasanya dibentuk suatu panitia pelaksana. Tugasnya menjabarkan apa yang diinginkan oleh yang punya hajat, mulai dari perencanaan sampai pelaksanaannya.

Yang punya hajat tahu beres dan menyediakan dananya. Demikian pula  pesta perkawinan di Kana, yang punya hajat sudah menyerahkan terlaksananya pesta perkawinan kepada pemimpin pesta.

Nah,kebetulan kerena melesetnya perencanaan, terjadilah kekurangan anggur (ay 3). kalau tidak segera diatasi akan mengakibatkan kekacauan yang akibatnya dapat mempermalukan yang punya hajat, menjadi pegunjingan diseluruh Kana bahkan seluruh Gallilea.

Kondisi yang kritis ini segera diketahui oleh Maria  (ibu Yesus) yang juga diundang pada pesta tersebut bersama Yesus dan para murid-Nya. Maria (Ibu Yesus) segera turun tangan meminta kepada Yesus untuk menolongnya, karena Maria tahu betul siapa Yesus dan segala kamampuan maupun kuasa-Nya.

Sebetulnya memang belum waktunya Tuhan Yesus membuat mujizat, namun karena  kasih-Nya dan tidak ingin melihat umat-Nya -yang punya hajat maupun pemimpin pesta– malu dan panik maka permintaan ibu-Nya dilaksanakan(ay 7,8)

Dalam pesta perkawinan ini apakah diketahui oleh yang punya hajat maupun pemimpin pesta bahwa dengan mengundang Yesus berarti mengundang/ menghadirkan Tuhan.

Saat itu Yesus belum dikenal (belum anyak yang tahu siapa Yesus), baru orang tuanya dan para murid saja. dan peristiwa di Kana adalah kali pertama Tuhan Yesus menyatakan kemulaian-Nya (ay 11)

Dari peristiwa di Kana ini ada hal penting yang dapat kita petik sebagai pelajaran dan petunjuk  bahwa dalam setiap peristiwa bahkan setiap gerak langkah kehidupan kita haruslah kita menghadirkan Tuhan.  Dalam kegembiraan kita diberkati dan harus bersyukur, dan dalam kesusahan atau pergumulan hidup kita ditolong dan dihibur.

Sebagai umat ang telah diselamatkan oleh Tuhan Yesus Kristus maka kita perlu dan harus menghadirkan Tuhan Yesus Kristus dalam setiap kesempatan, langkah gerak kehidupan kita. Dalam perencanaan terlebih dalam pelaksanaan  kegiatan jangan melupakan Tuhan (Yak. 4: 13-17). Karena Tuhan telah berjanji bahwa “Aku menyertai kamu senantiasan sampai kepada akhir zaman  (Mat. 28:20b), dengan syarat  kita mau menyangkal diri, merendahkan diri dan hati kita untuk dikuasai, dituntun dan ikut Yesus Kristus. Ikut dan dituntun berarti menyerahkan diri untuk dituntun, dipimin leh Tuhan Yesus Kristus, karena Allah adalah sumber kehidupan dan sukacita.  Tuhan Yeus menyertai dan memberkati kita semua (J.S)


Responses

  1. Salam pak…:)

    maaf baru balas, saya jarang update blog soalnya,

    untuk tutorial, saya sering ikut tutorial disini, http://afatih.wordpress.com/2008/01/12/tutorial-wordpress/

    disitu lumayan lengkap, tapi untuk wordpress memang kurang banyak failitasnya, harus kita cari2 sendiri, ada baiknya dibuat juga blog disini,
    https://www.blogger.com/start
    di blogspot, lebih banyak variasi yg tersedia…

    terima kasih sudah mampir…:)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: