Oleh: poskebaktian | 25 November 2009

renungan

TERIMAKASIH ATAS PEMBERIAN JEMAAT

(filipi,4:10-20)

Ucapan terimakasih sudah sering kita dengar. Ucapan itu merupakan suatu pernyataan sukacita atas kepedulian orang lain terhadap kita namun dapat juga hanya sebagai basa-basi saja. Lepas dari apakah makna ucapan itu sendiri, terimakasih selalu berkaitan dengan pemberian.

Pemberian itu dapat berupa materi, perhatian, kesempatan, nasehat, dll. Apapun yang diberikan kepada kita, kalau kita menyambutnya dengan ucapan terimakasih tentu akan mendatangkan sukacita bagi mereka yang memberi.

Dalam bacaan kita kali ini, Paulus juga menyatakan terimakasih kepada jemaat  di Filipi atas perhatian dan pemberian mereka. Namun Paulus tidak menjadi orang yang tergantung pada pemberian jemaat di Filipi. Sebaliknya jemaat  di Filipi juga tidak menjadi jemaat yang merasa berjasa terhadap Paulus. Mereka masing-masing meyadari bahwa semua itu terjadi karena ketaatan mereka pada Injil . Jemaat Filipi memberikan bantuan kepada Paulus karena mereka merasa harus ikut mengambil bagian dalam kesusahan Paulus (ay.14). sedangkan Paulus telah dengan sukarela mengambil bagian dalam penderitaan Kristus.

Jadi, jelas disini kita melihat bahwa ucapan terimakasih Paulus serta ucapan terimakasih jemaat Filipi bukanlah untuk diri mereka masing-masing. Semua ini mereka ungkapkan karena mereka boleh ikut ambil bagian dalam pekerjaan Tuhan. Karena itulah dengan tegas Paulus menyatakan dalam ayat 17, bahwa yang penting bukanlah pemberian itu sendiri melainkan buahnya. Ayat ini hendaknya dapat mengingatkan kita sekalian bahwa dalam suasana yang berat serta memprihatinkan yang dialami umat Kristen, toh kita masih Tuhan mampukan untuk menyatakan kesediaan membantu saudara-saudara kita yang  membutuhan uluran tangan melalui berbagai pelayanan kasih. Namun perlu kita sadari seperti apa yang dinyatakan Paulus, bahwa bantuan itu tidak akan ada artinya sedikitpun jika tidak dapat menghasilkan buah bagi kemualiaan Allah.

Dengan demikian kita tidak sekedar mencari kepentingan kita sendiri melainkan selalu mengutamakan apa yang diinginkan Tuhan supaya kita perbuat.

Marilah kita semua mengucapkan terimakasih kepada Tuhan, Raja Gereja, yang telah memberi kesempatan kepada kita untuk ikut ambil bagian dalam pekerjaan-Nya yang mulia.  Amin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: